Surat Kabar 99

BERITA HARIAN | BERITA OLAHRAGA | BERITA DUNIA | CERITA SEKS | CERITA HANGAT | CERITA DEWASA | SURAT KABAR | SEPUTAR BERITA | LIPUTAN BERITA | HASIL PERTANDINGAN | PREDIKSI BOLA | JADWAL PERTANDINGAN

POKER ONLINE

BOLA ONLINE

SELAMAT DATANG DI SURAT KABAR 99

Senin, 19 Februari 2018

Jose Mourinho Sebal Dua Kali



Suratkabar99, Ini adalah pekan yang berat buat Jose Mourinho. Selain persoalan performa tim, ada juga gosip tak sedap yang mengelilingi tim besutannya, Manchester United.

Setelah timnya kalah 0-1 dari Newcastle United pada Minggu (11/2/2018) siilam, Mourinho harus berpikir bagaimana timnya bangkit dari kekalahan.

Di sisi lainnya, pemberitaan mengenai hubungannya yang merenggang dengan Paul Pogba membuat fokusnya kian terpecah.

Laporan dari L’Equipe mengatakan, Pogba menyesal pindah ke Manchester United dan ia berusaha mengklarifikasi kabar itu dengan mengatakan bahwa ia telah berupaya semaksimal mungkin agar Pogba bahagia.

Mourinho tahu bahwa ia tak hanya butuh kata-kata, tetapi juga reaksi yang bagus di lapangan untuk mengenyahkan dua 'beban' ini sekaligus.

Untuk menyelesaikan problema ini, Jose Mourinho sudah berencana untuk memasang Paul Pogba pada pertandingan kontra Huddersfield Town yang terlaksana di John Smith’s Stadium pada Minggu (18/2/2018) dini hari WIB.

Bahkan, Mourinho telah menyiapkan United dengan formasi 4-3-3 – skema kesukaan Pogba – supaya Pogba bisa berpendar di hari itu.

Namun, pada pagi sebelum pertandingan bermula, Mourinho menemukan kenyataan yang membuatnya mengernyitkan dahi: Pogba tak bisa dimainkan karena sakit.

Dan Mourinho jelas tak menyembunyikan rasa sebal karena rencananya hancur berantakan. Ia harus mengganti Pogba dengan Scott McTominay pada akhirnya.

“Aku tak tahu (mengapa Pogba sakit) dan sejujurnya, aku tidak peduli,” ujar Mourinho seperti dilansir The Independent.


“Kemarin dia sehat-sehat saja dengan kami. Kami bersiap untuk pertandingan dan memberi tahu para pemain siapa yang akan bermain. Dia ada di sana. (Lalu) aku dikabarkan oleh dokter pagi iini bahwa ia takkan hadir.”

Namun, bukan berarti Mourinho kesebalan Mourinho berhenti. Katanya, United bisa punya tiga gol jika gol Juan Mata di menit ke-67 tak dianulir oleh wasit karena dianggap offside setelah mengacu pada Video Assistant Referee (VAR).

“Aku familiar dengan apa hal baik dan buruk yang VAR tawarkan,” tambahnya. “Aku pikir ini masih eksperimen. Mereka perlu menyingkirkan hal-hal yang buruk dan membuatnya menjadi sempurna,” pungkasnya.

Ya, memang berat jadi Mourinho. Masalah tak henti-hentinya datang dalam hidupnya.