Surat Kabar 99

BERITA HARIAN | BERITA OLAHRAGA | CERITA SEKS | LIVE SCORE

Judi Online - Situs Judi Bola Online & Bandar Togel Online | Istana168

Poker Online - Situs Judi Agen Poker Online terpercaya | MustikaPoker

SELAMAT DATANG DI SURAT KABAR 99

Jumat, 02 Februari 2018

Kronologi Penganiayaan Siswa Terhadap Gurunya


SuratKabar99, Madura - Masyarakat dibuat heboh mencuatnya kasus seorang siswa aniaya guru sampai tewas di Sampang.

Ahmad Budi Cahyono, guru mata pelajaran Seni Rupa SMA Negeri 1 Torjun, Kabupaten Sampang meninggal dunia di rumah sakit dr. Soetomo Surabaya, Kamis (1/2/2018) malam.

Budi tewas setelah diduga dianiaya oleh siswanya sendiri.

Bagaimana bisa penganiayaan siswa kepada muridnya bisa terjadi?

Berikut kronologi kasus siswa aniaya guru.

Kasus berawal dari proses kegiatan belajar mengajar di ruang kelas XI SMA Negeri 1 Torjun, Sampang, Madura, Kamis (1/2/2018).

Kala itu Budi sedang mengajar mata pelajaran Seni Lukis pukul 13.00 WIB.

Pada proses mengajar, pelaku MH tidak mendengarkan pelajaran.

Ia justru bermain dan menganggu teman-temannya.

MH menganggu dengan mencoret-coret lukisan temannya.

Masyarakat dibuat heboh mencuatnya kasus seorang siswa aniaya guru sampai tewas di Sampang.

Ahmad Budi Cahyono, guru mata pelajaran Seni Rupa SMA Negeri 1 Torjun, Kabupaten Sampang meninggal dunia di rumah sakit dr. Soetomo Surabaya, Kamis (1/2/2018) malam.

Budi tewas setelah diduga dianiaya oleh siswanya sendiri.

Bagaimana bisa penganiayaan siswa kepada muridnya bisa terjadi?

Berikut kronologi kasus siswa aniaya guru.

Kasus berawal dari proses kegiatan belajar mengajar di ruang kelas XI SMA Negeri 1 Torjun, Sampang, Madura, Kamis (1/2/2018).

Kala itu Budi sedang mengajar mata pelajaran Seni Lukis pukul 13.00 WIB.

Pada proses mengajar, pelaku MH tidak mendengarkan pelajaran.

Ia justru bermain dan menganggu teman-temannya.

MH menganggu dengan mencoret-coret lukisan temannya.

Guru Budi kemudian menegur MH.

Alih-alih sadar MH malah kian menjadi menganggu temannya.

Budi kemudian menindak siswa itu dengan mencoret bagian pipi pelaku dengan cat lukis.

MH tak terima dan memukul sang guru, Budi.

Perselisihan itu sempat dilerai siswa lainnya.

Budi kemudian dibawa ke ruang guru dan menjelaskan perselisihan tersebut kepada kepala sekolah.

Kepala sekolah mempersilakan korban pulang lantaran tak ada luka di tubuh korban.

Beberapa selang kemudian Budi mengeluh sakit di leher.

Budi pulang langsung pingsan dan kemudian dilarikan ke rumah sakit.

Pada Kamis malam, pukul 21.40 WIB Budi meninggal dunia di di RSUD Dr Soetomo.

Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Frans Barung Mangera dalam keterangannya menyatakan Budi tewas setelah mengalami mati batang otak.

“Kemudian diketahui korban mengalami mati batang otak dan semua organ dalam sudah tak berfungsi,” kata Barung seperti dikutip dari Tribunnews, Jumat (2/2/2018).

Pelaku kemudian diamankan agar tak melarikan diri dan tindakan balas dendam dari pihak keluarga korban.

Di sekolah MH dikenal bandel dan memiliki masalah hampir dengan semua guru.

MH banyak memiliki catatan merah di Bimbingan Konseling (BK).

“Siswa terduga pelaku penganiayaan dimungkinkan masih tergolong di bawah umur sehingga perlu langkah dan penanganan secara khusus sesuai UU Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak,” tutup Barung.