Surat Kabar 99

BERITA HARIAN | BERITA OLAHRAGA | BERITA DUNIA | CERITA SEKS | CERITA HANGAT | CERITA DEWASA | SURAT KABAR | SEPUTAR BERITA | LIPUTAN BERITA | HASIL PERTANDINGAN

Judi Online - Situs Judi Bola Online & Bandar Togel Online | Istana168

Poker Online - Situs Judi Agen Poker Online terpercaya | MustikaPoker

SELAMAT DATANG DI SURAT KABAR 99

Selasa, 20 Februari 2018

TNI AL Akan Potong Kapal Sunrise Golden Pengangkut 1 Ton Sabu



Suratkabar99, TNI AL dan BNN berhasil mengagalkan upaya penyelundupan Sabu seberat 1,037 ton di Perairan Selat Philips, perbatasan Singapura dan Batam pada Rabu (7/2) lalu. Namun tangkapan tersebut tidak memuaskan Kepala BNN Komjen Pol Budi Waseso atau akrab disapa Buwas.

“Kita masih akan memeriksa bagian bagian kapal, nanti secara teknis akan kita potong-potong. Kita temukan bagian yang mencurigakan, kita bor, dan kemudian akan tugaskan anjing pelacak untuk mengendus, kalo mereka bereaksi kita akan bongkar,” kata Buwas di Kantor BNN, Cawang, Jakarta Timur pada Selasa (20/2).

Menurut Buwas, temuan 1,035 ton sabu ini hanya mencakup 10 persen dari total keseluruhan kasus narkoba yang ia tangani. Karena itu, pihaknya akan terus mengembangkan dan mengungkap kasus peredaran narkoba yang ada di Indonesia.

“Rekan-rekan harus paham, yang kita tangani enggak sampai 10 persen dari seluruh kasus di Indonesia. Walau gede-gedean ini enggak sampai 10 persen. Setiap hari, setiap minggu kita dapat info dari berbagai negara,” ucapnya.

Sementara, Panglima Armada Barat Laksamana Muda Aan Kurnia mengatakan, Kapal Sunrise Golden yang membawa sabu tersebut kini tengah berada di galangan kapal TNI AL. Pihaknya akan segera melakukan pemotongan terhadap badan kapal untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

“Ini sudah di atas dock, tinggal nunggu pemotongan, untuk proses pemotonganya memakan waktu kurang lebih seminggu,” tandasnya. 

Sebelumnya, kapal berbendera Singapura dicegat oleh KRI Sigurot ketika melintas di luar Traffic Separation Scheme (TSS) dan masuk perairan Indonesia.

Saat pemeriksaan, dokumen kapal yang ditunjukkan diduga palsu. Kemudian, Kapal Sunrise Glory ditarik ke Dermaga Batu Ampar, Batam. Selanjutnya pada Kamis (8/2) pukul 16.00 WIB, dilakukan serah terima kapal tangkapan KRI, Sunrise Glory, ke Lanal Batam. 

Jumat (9/2) pukul 15.00 WIB Kapal Sunrise Glory digeser menuju Dermaga Lanal Batam dan dilaksanakan pengecekan ABK Sunrise Glory oleh Tim Western Fleet Quick Response (WFQR) Lantamal IV/Lanal Batam, BNN Pusat, Bea Cukai Pusat dan Bea Cukai Batam.

Setelah dilakukan pengecekan, sekitar pukul 18.00 WIB, tim menemukan barang bukti berupa sabu sebanyak 41 karung beras seberat 1 ton yang berada di dalam ruang kapal, tepatnya di tempat penyimpanan bahan makanan.