Surat Kabar 99

BERITA HARIAN | BERITA OLAHRAGA | CERITA SEKS | LIVE SCORE

SEX ONLINE

POKER ONLINE

SELAMAT DATANG DI SURAT KABAR 99

Rabu, 31 Januari 2018

Ini Alasan Keluarga di Cimahi Simpan 2 Mayat di Dalam Rumah Sendiri


SuratKabar99, Cimahi, Jawa Barat - Satu keluarga di kawasan Cijerah, Kota Cimahi, diduga telah menyimpan dua mayat dalam rumahnya. Mayat tersebut merupakan anggota keluarganya yang telah meninggal pada 2016 dan 2017. Belum diketahui pasti apa penyebab meninggalnya dua orang tersebut.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Cimahi AKP Niko membenarkan penemuan mayat tersebut. Ia menyebutkan, saat ditemukan mayat tersebut sudah berupa tulang belulang. Diduga kedua mayat tersebut sudah disimpan selama satu hingga dua tahun.

"Ketahuannya saat ada petugas BPJS yang sedang melakukan pemeriksaan jumlah keluarga di rumah itu. Mereka melihat ada tulang belulang yang disusun seperti sedang duduk di kursi," ujar Niko saat dihubungi kumparan (kumparan.com), Selasa (30/1).

Setelah diselidiki dua mayat tersebut atas nama Hanung Sobana dan Hera Sriherawati. Hanung diduga telah meninggal sejak awal tahun 2017. Adapun Hera diduga telah meninggal pada tahun 2016.

Petugas Puskesmas yang menemukan kedua mayat tersebut, Ahmad Zaki, sempat berbincang dengan Neneng, pemilik rumah yang merupakan istri Hanung. Saat itu, lanjut dia, Neneng mengatakan alasannya menyimpan mayat suami dan anaknya lantaran percaya mereka akan hidup lagi.



"Ibu itu bilang 'ini lagi cari hidayah nanti hidup lagi'," kata Zaki menirukan ucapan Neneng, saat ditemui di lokasi penemuan kedua mayat tersebut, Selasa (30/1).

Mayat dalam kondisi sudah menjadi tulang ini ditemukan Zaki dan tim Puskesmas lainnya sedang mendata sejumlah warga di kawasan Melong Asih, Selasa (30/1). "Awalnya saya mencium bau yang cukup menyengat saat pertama masuk ke dalam rumah tersebut," tutur dia.

Menurut keterangan sejumlah tetangga yang tinggal di dekat rumah itu menyebutkan, pemilik rumah tersebut jarang berbaur. Di antara anggota keluarga di rumah tersebut tidak ada yang mencari nafkah. Untuk kebutuhan sehari-hari keluarga tersebut mengandalkan dari urunan warga.

Sementara itu, berdasarkan hasil pemeriksaan oleh kepolisian, dua orang tersebut semasa hidupnya dikenal menganut aliran kepercayaan tertentu. Menyimpan mayat di dalam rumah itu, diduga merupakan bagian dari ajaran kepercayaan yang mereka anut.