Surat Kabar 99

BERITA HARIAN | BERITA OLAHRAGA | BERITA DUNIA | CERITA SEKS | CERITA HANGAT | CERITA DEWASA | SURAT KABAR | SEPUTAR BERITA | LIPUTAN BERITA | HASIL PERTANDINGAN

Judi Online - Situs Judi Bola Online & Bandar Togel Online | Istana168

Poker Online - Situs Judi Agen Poker Online terpercaya | MustikaPoker

SELAMAT DATANG DI SURAT KABAR 99

Senin, 19 Februari 2018

Jual Murah Paket Umrah, First Travel Tombok Rp 6 Juta Per Jemaah



Suratkabar99, Jaksa penuntut umum Heri Jerman memaparkan biaya umrah yang sebenarnya ditanggung oleh First Travel. Untuk setiap jemaah, First Travel sebenarnya nombok Rp 6 juta.

"Pada kenyataannya, biaya yang dikeluarkan First Travel untuk 1 orang jemaah umrah promo 2017 adalah sebesar Rp 20.020.000," kata jaksa Heri saat menyampaikan dakwaan di Pengadilan Negeri Depok, Jawa Barat, Senin (19/2).

Biaya tersebut terdiri dari biaya pesawat dari Indonesia-Arab Saudi pulang-pergi (PP) sebesar Rp 13.000.000, biaya akomodasi selama umrah sebesar Rp 5.850.000, biaya pengurusan visa Arab Saudi sebesar Rp 871.000 per jemaah, biaya handling Bandara Soekarno-Hatta sebesar Rp 40.000 per jemaah, biaya pembelian perlengkapan ibadah sebesar Rp 196.000 per jemaah, dan biaya pengadaan kain ihram/mukena dan buku panduan sebesar Rp 63.000 per jamaah. Biaya tersebut juga belum termasuk biaya manasik.

Padahal, biaya umrah promo yang 2017 yang ditawarkan First Travel hanya Rp 14.300.000 per jemaah. Dalam dakwaan disebutkan, untuk menutupi kekurangan tersebut, First Travel menggunakan uang dari 63.310 orang calon jemaah umrah yang tidak diberangkatan. 


"Uang tersebut tidak dikembalikan kepada calon jemaah yang tidak jadi diberangkatkan, melainkan digunakan tanpa sepengetahuan dan tanpa seizin jemaah," paparnya.

Atas perbuatannya, Andika Surachman, Anniesa Hasibuan, dan Siti Nuraida Hasibuan alias Kiki Hasibuan selaku pemilik First Travel terancam pidana sesuai pasal 372 KUHP juncto pasal 5 ayat 1 ke-1 KUHP juncto pasal 64 ayat (1) KUHP.