Surat Kabar, Indonesia - Getaran gempa bumi berkuatan 6,4 skala richter yang mengguncang Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, pukul 01.44 WIB, Kamis, 11 Oktober 2018.
Deputi Bidang Geofisika Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika, Muhamad Sadly, mengatakan dari monitoring BMKG, ada 14 aktivitas gempa bumi susulan (after shock) pasca kejadian tersebut.
Ia merinci gempa bumi susulan yang paling kuat itu terjadi pukul 02.22 WIB dengan kekuatan gempa 3,5 SR, pukul 03.13 WIB gempa bumi kekuatan 2,4 SR.
"Kepada masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya," ujar Muhammad Sadly dalam keterangannya di Jakarta.
Sadly menambahkan, gempa bumi 6,4 SR dirasakan di Pulau Madura, Jawa Timur, dan Bali. Di Pulau Sapudidan Kalianget Kabupaten Sumenep, guncangan gempa dirasakan dalam skala insentitas IV-VMMI.
Di Situbondo, Banyuwangi, dan Jemberana Bali Barat, gempa dirasakan skala intensitas III-IVMMI. Sedangkan, di Denpasar, Kuta, dan Nusa Dua dirasakan dalam skala intensitas IIIMMI.
Selain itu, gempa bumi dilaporkan menimbulkan korban jiwa tiga orang meninggal dunia, di Dusun Jambusok Desa Prambanan, Kecamatan Gayam, Kabupaten Sumenep.
"Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami," katanya.
BERITA HARIAN | BERITA DUNIA | BERITA INDONESIA | BERITA BLOGSPOT | BERITA POLITIK | BERITA HARI INI | BERITA TERBARU | KABAR HARI INI | BERITA TERKINI | BERITA NASIONAL | BERITA KRIMINAL | BERITA UNIK | BERITA VIRAL | BERITA POPULER | BERITA ONLINE | BERITA INDONESIA TERKINI | BERITA TERUPDATE | BERITA EKONOMI | 11 OKTOBER 2018






